Halaman

Tampilkan postingan dengan label idul fitri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label idul fitri. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 16 November 2013

Memaknai Idul Fitri

sumber : http://www.aingindra.com
Mungkin entri kali ini tidak tepat dengan suasana timeline, jauh dari hari peringatannya. Namun, di blog ini saya hanya ingin sedikit berbagi dengan rekan pembaca sekalian tentang memaknai idul fitri sebagai salah satu hari raya umat Islam yang diperingati setelah satu bulan penuh sebelumnya umat muslim menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Berbicara mengenai Idul Fitri, maka kata-kata yang langsung muncul di benak kita semuanya antara lain; hari raya, kemenangan, suci, fitrah, terlahir kembali, minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir batin. Dan saya pada kesempatan kali ini, gunakan frase kata yang terakhir untuk memohon maaf lahir batin, apabila dalam entri-entri blog ini banyak mengandung salah, khilaf dan kekurangan.

Baiklah, kembali ke topik, bagi saya Idul Fitri tak sebatas hanya memperindah dan menghias diri, memposisikan diri sebagai pemenang sesungguhnya, dan merasa kembali suci jiwa. Pendapat saya ini boleh dikomentari, tetapi saya sendiri pun belum pernah menemukan sumber baik Qur'an maupun As Sunnah yang menyebutkan bahwa Idul Fitri adalah hari raya kemenangan, hari raya fitrah bahkan hari raya suci. Saya sering mendengarkan dari para ustadz, khatib, da'i yang bila saya cermati, mereka pun tidak menyebutkan secara jelas dalilnya dari mana. Apalagi ditambah dengan beberapa lantunan lagu, kalimat-kalimat di promosi produk baik di media cetak maupun elektronik, yang menyebutkan Idul Fitri sebagai hari raya kemenangan atau hari raya suci.
Minal aidin wal faidzin. Lantas, menurut penulis, apa arti Idul Fitri sesungguhnya?