Halaman

Tampilkan postingan dengan label newton. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label newton. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Mei 2012

Hukum Newton dan Analogi Kehidupan

sumber :
http://www.colsterworth.lincs.sch.uk
Sebagai (mantan) orang yang berkutat dalam kubangan ilmu sains murni, tidak bisa dipungkiri, menjadi bosan dan kering terus-terusan berhadapan dengan "benda mati". Dan tidak jarang autisme menerpa dan kehidupan sosial terabaikan secara kasat mata. Namun, setidaknya saya ingin selalu membuat segala sesuatu di depan saya adalah sesuatu yang bisa dikonversi atau dianalogikan dengan sesuatu yang lain. Entah analogi itu benar menurut pandangan orang lain atau tidak, saya hanya mengangguk tersenyum simpul, karena hakikatnya analogi itu saya ciptakan untuk diri sendiri. Adapun kalau toh bermanfaat, ya saya ikut bersyukur dapat membagi kebaikan dengan orang lain. Kalaupun tidak, ya silakan dikritik, itu bagian dari hidup kita semua untuk saling membangun. Benar kan?!

Baik, sesuai dengan judul yang terketik di atas, saya ingin berbagi tentang hukum Newton, atau rekan-rekan saya sering menyebutnya teori mekanika klasik. Mengapa klasik? Yang modern apa dunk? Sebentar, saya jelaskan sedikit. Teori mekanika klasik yang disponsori penemunya sendiri, Ilmuwan Inggris berrambut kriting Sir Issac Newton, merupakan teori kebendaan yang menganggap benda (mati) yang kita amati tiap saat mengalami gaya-gaya yang bekerja padanya. Sedangkan teori mekanika modern (kuantum) yang dipelopori Albert Einstein, ilmuwan berkepala botak depan, menganggap benda-benda yang ada di alam semesta ini "bergerak" relatif terhadap cahaya. Jadi benda diam pun, secara kasar saya sebutkan memiliki energi sebesar massa dikalikan kecepatan cahaya dikuadratkan, dengan kecepatan cahaya itu sendiri mendekati 3 X (10^8)  meter per detik.

Kembali lagi ke mekanika klasik atau hukum netwon, saya ingin membagi pandangan saya analog dengan apa yang dinamakan "kehidupan". Silakan nilai dan kritik sepedas-pedasnya jika tidak sesuai dengan pandangan rekan-rekan. Lha wong ini sebenarnya buat saya sendiri kok :).