![]() |
| sumber : http://www.colsterworth.lincs.sch.uk |
Baik, sesuai dengan judul yang terketik di atas, saya ingin berbagi tentang hukum Newton, atau rekan-rekan saya sering menyebutnya teori mekanika klasik. Mengapa klasik? Yang modern apa dunk? Sebentar, saya jelaskan sedikit. Teori mekanika klasik yang disponsori penemunya sendiri, Ilmuwan Inggris berrambut kriting Sir Issac Newton, merupakan teori kebendaan yang menganggap benda (mati) yang kita amati tiap saat mengalami gaya-gaya yang bekerja padanya. Sedangkan teori mekanika modern (kuantum) yang dipelopori Albert Einstein, ilmuwan berkepala botak depan, menganggap benda-benda yang ada di alam semesta ini "bergerak" relatif terhadap cahaya. Jadi benda diam pun, secara kasar saya sebutkan memiliki energi sebesar massa dikalikan kecepatan cahaya dikuadratkan, dengan kecepatan cahaya itu sendiri mendekati 3 X (10^8) meter per detik.
Kembali lagi ke mekanika klasik atau hukum netwon, saya ingin membagi pandangan saya analog dengan apa yang dinamakan "kehidupan". Silakan nilai dan kritik sepedas-pedasnya jika tidak sesuai dengan pandangan rekan-rekan. Lha wong ini sebenarnya buat saya sendiri kok :).
