Halaman

Tampilkan postingan dengan label dampak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dampak. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Agustus 2009

Melihat Internet dari Sisi Lain

Online, internet, browsing, social networking, chating, download-upload adalah kata-kata yang tak asing bagi orang zaman sekarang yang begitu lekat dengan dunia maya atau internet. Sedemikian begitu canggihnya teknologi informasi sekarang sehingga manusia dibuat dan dimanjakan dalam mendapatkan informasi atau berinteraksi sosial dalam dunia maya. Ingin mencari berita tinggal cari cybernews. Ingin mendapatkan film atau lagu tinggal unduh di situs-situs seperti You Tube dan sebagainya. Ingin cari teman tinggal masuk jejaring sosial, facebook, friendster, My Space tinggal pilih. Bosan, ingin ngobrol tinggal pasang messenger di komputer. Ingin tenar buat blog, ingin dapat uang tinggal buat website dan jadi publisher. Sedemikian memanjakannya teknologi internet sehingga manusia benar-benar akan meraskan hidup di dua alam, yaitu dunia nyata dan dunia maya. Dunia maya yang benar-benar digadang-gadang untuk mencari peruntungan dan kesenangan. Semapt anda mendengar lagu yang akrab bagi anda semuanya tentang budaya online sehingga dari bangun tidur sampai mau berangkat tidur lagi semuanya tak lepas dengan apa yang dinamakannya online. Cukup menggambarkan kebiasaan orang-orang yang memang difasilitasi dengan interconnected network ini baik di rumah, kos atau kantornya. Bahkan sudah menjadi wajar untuk selalu memerbarui status di jejaring sosial via telepon genggam yang memang ada fasilitas internet.

Ya, di atas memang cukup mewakili apa yang disebut budaya online bagi sebagian kalangan yang memang sudah kenal dengan internet. Memang begitu sangat bermanfaat sekali apalagi bagi kalangan terpelajar, mahasiswa dalam mengembangkan pengetahuan di luar kelas. Begitu kita memasuki rimba maya, tentunya kita merasa semakin bodoh karena begitu terbatasnya pengetahuan yang kita miliki selama ini. Inilah yang sedang dimanfaatkan oleh bangsa Indonesia dalam menunjukkan eksitensinya di dunia teknologi informasi. Menurut beberapa survey yang dilakukan memang pekerja teknologi informasi Indonesia sangat diminati oleh perusahaaan manca negara. sebagai negara besar di Asia, Indonesia berpotensi memiliki tenaga ahli di bidang teknologi informasi yang handal setelah India dan Timur Tengah. India memang memiliki sertifikasi yang baik di bidang teknologi informasi sehingga beberapa perguruan tinggi Indonesia mengambil kurukulum dari negara ini untuk mendapat sertifikasi yang diakui secara internasional. Dan kita juga berharap Indonesia yang selama ini mengekspor tenaga kerja pembantu rumah tangga akan beralih menjadi pengekspor tenaga teknologi informasi yang andal.

Lepas dari semua keuntungan yang kita dapatkan baik dari sisi konsumen maupun produsen, kita juga harus mewaspadai efek samping dari kemudahan berinternet ini. Sebenarnya internet mendukung proses globalisasi dimana suatu negara dengan negara lain tidak memiliki batas yang jelas secara fisik tetapi masih dapat melakukan interaksi, proses transaksi dan sebagainya. Arus informasi yang sedemikian derasnya mengalir dari suatu negara ke negara lain tentunya akan menyebabkan pergeseran nilai-nilai yang ada pada suatu negara tersebut. Contoh sederhana adalah pornografi. Pernahkah anda berpikir bagaimana imbas pornografi yang datangnya dari luar sana sehingga benar-benar meracuni pemuda-pemudi Indonesia? Dulu tidak ada namanya warnet tertutup. Sekarang warnet dengan fasilitas khusus sehingga apa yang dia buka di internet bisa dia nikmati secara personal. Terkadang memang ada warnet yang menyediakan khusus untuk melakukan (maaf) intim. Huh, benar-benar sudah rusak budaya timur ini di Indonesia. Apakah sedemikian hebatnya efek samping globalisasi via internet ini sehingga sebuah survey menarik kesimpulan bahwa situs yang paling banyak dan sering dikunjugi nomor satu di Indonesia adalah situs pornografi (tidak disebutkan alamatnya) Benar-benar memprihatinkan.

Tidak hanya itu, internet juga dimanfaatkan oleh para orang-orang pintar tetapi dalam tanda kutip tidak bermoral! Kenapa bisa? Pernahkah anda mendengar seorang hacker Indonesia tertangkap di Singapura karena berusaha membobol jaringan keuangan di suatu perusahaan? Hem, ternyata ilmu yang tidak dilandasi dengan agama benar-benar buta. Atau hanya sekedar iseng untuk membobol password akun orang lain, tentunya sudah melanggar hukum dan ketentuan yang sudah diatur dalam legacy dan policy suatu produk.

Di atas adalah efek negatif dari internet jika kita melihat secara moralitas. Ternyata, ada efek lain jika melihat dari sisi psikologis. Orang yang sering menghabiskan waktunya di depan komputer untuk selalu terhubung dengan internet cenderung seperti autis. Mereka merasa memiliki dunia sendiri di dunia maya. Tak jarang orang-orang ini lebih suka melakukan chating daripada berkomunikasi langsung dengan orang lain. Mereka juga lebih suka menghabiskan waktu untuk bermain game online daripada kumpul bersama teman-temannya. Mereka juga lebih suka menonton sendiri apa yang mereka unduh dari internet daripada menonton bersama-sama.

Selain itu, ada efek yang patut kita perhatikan selanjutnya yaitu efek kesehatan. Orang yang berlama-lama di depan komputer dan sangat merasa asik karenanya dapat mendapat gangguan mata yang serius. Bukan hanya karena radiasi dari monitor, tetapi fokus mata merupakan kesalahan dalam memandang benda beradiasi. Tulang-tulang yang digunakan untuk menyangga berat badan selama duduk fokus dan jarang bergerak akan mengalami kerapuhan dan nyeri beberapa saat kemudian dan bahkan berkepanjangan. Selain itu fungsi beberapa hormon diprediksi akan mengalami penurunan. Dan ada fakta ilmiah menarik yang saya baca dari penelitian di salah satu lembaga kesehatan di Amerika Serikat yaitu facebook(salah satu jejaring sosial) dapat menyebabkan penyakit jantung.

Terlepas dari benar tidaknya riset-riset tersebut, kita sebaiknya juga mengantisipasi serta memanfaatkan internet seoptimal mungkin. Memanfaatkan seoptimal mungkin juga berarti mengetahui apa-apa yang ditimbulkan dari kegiatan tersebut sehingga kita dapat meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan. Sekali lagi, teknologi memang membuat kita semakin mudah, semakin nyaman, serta semakin lebih menikmati hidup, tetapi secanggih apapun teknologi tentunya memiliki efek samping ke arah negatif yang semakin menjauhkan manusia dari sifat kemanuisaannya.

Entri ini hanyalah opini, sesungguhnya perbedaan itu anugerah...,wallahu alam bissawwab

Selasa, 14 April 2009

Persaingan Social Networking dan Dampaknya


Tahun lalu saya menjadi pengguna friendster gara-gara teman-teman sudah memilikinya (Hari gini gak

punya friendster...). Baru memiliki teman kurang dari 100 orang,teman-teman saya beralih ke facebook.
Yah saya mau tidak mau juga harus ikut tren itu supaya tidak dianggap kurang supel.
Sebenarnya fenomena di atas adalah fenomena merebaknya social networking. Mungkin orang tidak begitu tahu apa itu social networking,yang mereka tahu hanya namanya saja seperti friendster,facebook atau my space. Mereka hanya terpaku pada pelayanan yang diberikan,dan kurang memperhatikan sesungguhnya fenomena yang terjadi.
Social Networking atau dalam bahasa Indonesia jejaring sosial,merupakan tren baru baru-baru ini.
Perkembangannya yang begitu pesat menyebabkan para penyedia layanan interaksi sosial melalui internet ini saling berebut pengunjung. Maklum situs-situs seperti ini adalah tempat bercokolnya iklan-iklan perusahaan besar.
Social networking memberi kemudahan dalam berinteraksi sosial melalui internet,seperti:saling memberi komentar,membuat profil pribadi,mengutarakan pendapat,membentuk grup serta menambah teman.
Hal ini jelas merupakan revolusi dari website baru-baru ini. Website versi 1.0 dimana terdapat pandangan "Content is King" banyak ditinggalkan dan digunakanlah versi 2.0 yang berpandangan "Visitors is King". Versi 2.0 inilah yang menarik minat pengunjung untuk membuat akun secara gratis,lalu rajin berinteraksi serta mempengaruhi yang lain untuk menggunakannya. Inilah periklanan via pengguna yang sukses dijalani social networking hingga menaikkan traffic mereka.
Hal ini menyebabkan situs-situs penyedia layanan social networking saling bersaing dan menunjukkankeunggulan mereka dari segi kemudahan,fitur yang lengkap dan interface/tampilan yang memanjakan pengguna. Lalu,siapa saja yang bersaing di tahun ini,mari kita lihat.
  1. MySpace.MySpace merupakan situs social network yang terbesar saat ini. Myspace hadir dengan beragam fitur yang ditawarkannya antara lain adalah blog sehingga user bias memajang klip video atau musik. Untuk fitur, Myspace memang yang paling banyak menawarkannya. Hampir semua fitur yang ada di setiap network ada pada MySpace. Mungkin hal itulah yang membuat Myspace menjadi Social network yang paling banyak mempunyai member.
  2. Facebook.Beberapa waktu lalu saya mendapat sebuah email dari milis langganan yang menanyakan bagaimana cara membuat profile dalam facebook. Katanya teman-temannya semua sudah punya facebook.Memang, di Indonesia Facebook sudah mulai menggeliat dan merebut hati para pengguna friendsteruntuk membuat profile baru pada Facebook.Tampilan facebook yang relatif sederhana menjadikan lebih mudah digunakan dan Facebook sendiri sudah menyediakan fitur bahasa Indonesia
  3. Bebo.Bebo memang tidak begitu dikenal di Indonesia, namun fiturnya ada yang lebih baik dari Facebook,yaitu integrasi dengan percakapan instant messaging membuat kominikasi lebih hidup. Selain itu juga dapat meng-upload video, tapi kelemahannya daya tampung foto 2 MB saja.
  4. Friendster.Ini dia situs yang lagi merebak di kalangan remaja Indonesia. Website sebagai tempat mengekspresikan diri. Fasilitas yang didapat juga lumayan, jaringan pertemanan yang tambah luas dan saling tukar informasi. Fitur video juga disediakan oleh friendster, dan kemudahan lainnya adalah memudahkan user mengedit halaman profile sesuai keinginan.
  5. Hi5.Fiturnya tidak jauh berbeda dengan friendster tapi satu kemudahan menggunakan Hi5 adalah dalam penambahan teman, dimana Hi5 tidak mengharuskan user mengetahui alamat email terlebih dahulu,space foto 2 MB. Kelebihan lainnya, dengan Hi5, anda mampu mendeteksi member yang sedang online sehingga bisa mengirimkan pesan singkat.
  6. Orkut.Pengguna account Gmail dapat menggunakan Orkut yang memang merupakan ujicoba dari social network besutan Google. Space yang ditawarkan cukup besar yaitu 10 MB, 2x lebih besar dibanding Myspace yang 5 MB.
  7. PerfSpot.Social network ini banyak juga digunakan oleh member muda yang rata-rata bernuansa pendidikan. Fiturnya tidak jauh berbeda dengan situs social network lainnya yaitu update profile, video, foto dan musik.
  8. Yahoo! 360.Sebenarnya situs ini telah lama diperkenalkan bersamaan dengan booming Yahoo ! Messenger (YM). Tentu saja harus punya account yahoo untuk menjadi member situs ini. Fitur yang ditawarkan setting profile, upload foto, video musik, juga posting blog.
  9. Zorpia.Fitur yang dimiliki hampir menyamai friendster dan facebook. Space yang ditawarkan 16 MB, paling besar di antara 10 top social network.
  10. Netlog.Netlog cukup popular di daratan Eropa. Fiturnya rata-rata sama dengan social networking lainnya. Spacenya relative hanya 3 MB.
Sudah menjadi member manakah anda? Dengan banyaknya social networking yang ditawarkan,kita diberikan kemudahan dalam berinteraksi sosial melaluinya. Namun perkembangan social networking ini menurut saya memberi dampak buruk juga. Contohnya orang akan lebih suka chating melalui internet daripada berbicara langsung. Jelas merupakan penghambat kemampuan berkomunikasi seseorang yang notabene adalah sesuatu yang jelas dibutuhkan dalam pergaulan sehari-hari. Dari segi Islam,hal ini dapat mengurangi kebiasaan silaturahim di antara kerabat ataupun sahabat. Orang dengan mudah berkomunikasi dengan yang lain tanpa harus mengunjungi kediamannya. Padahal silaturahim sangat dianjurkan dalam Islam. Dampak selanjutnya yang mungkin orang-orang belum paham benar adalah resiko untuk penyalahgunaan profil maupun foto pribadi. Di luar sana banyak cracker-cracker yang berusaha menjebol keamanan dari profil pribadi. Walaupun secara kasat dapat dipastikan situs seperti facebook,friendster dan teman-temannya memiliki sistem keamanan jaringan yang kuat. Bahkan saya sendiri pernah melihat suatu situs yang isinya teknik menjebol password friendster. Dampak yang lebih mengejutkan lagi, baru-baru ini terdapat berita yang cukup menggemparkan, situs BBC memuat sebuah artikel yang mengindikasikan bahwa situs seperti Facebook.com bisa berdampak buruk bagi kesehatan penggunanya. Artikel tersebut melalui penjabaran Dr Aric Sigman, menyebutkan bahwa social networking berpengaruh buruk pada biologis seseorang. Bukti-bukti yang ada menunjukkan bahwa interaksi dengan orang lain secara online (berinteraksi tidak secara tatap muka) dapat mengubah kinerja gen, mengganggu kekebalan tubuh, hormon, fungsi arteri dan dapat menyebabkan cacat mental. Bahkan dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius, yaitu kanker, strokes, jantung dan dementia.Hikmahnya adalah perkembangan teknologi komunikasi yang termasuk di dalamnya social networking membantu kita dari segi efektifitas dan kemudahan dalam berinteraksi sosial tapi kita tidak boleh memandang remeh dampak buruknya.