Seperti kita ketahui, logika selalu dihubungkan erat dengan suatu nilai kebenaran yang pasti dan bisa dikatakan bersifat digital (0 atau 1,salah atau benar). Demikian pula himpunan yang juga memiliki sifat tegas(crisp set) yaitu apakah sebuag unsur di termasuk dalam anggota himpunan tertentu atau bukan. Namun demikian,logika fuzzy yang dikembangkan dari teori himpunan fuzzy memiliki sifat abu-abu diantara hitam putihnya logika. Sebenarnya apa itu logika fuzzy? Logika fuzzy pertama kali dikembangkan oleh Lotfi A.Zadeh ,ilmuwan Amerika Serikat (Universitas California,Barkeley) berkebangsaan Iran pada tahun 1965. Logika fuzzy memang dikembangkan di Amerika tetapi dalam kenyataannya ia lebih populer dan lebih aplikatif di negara Jepang. Banyak praktisi Jepang menggunakan logika fuzzy ini untuk menghasilkan produk elektronik seperti AC, mesin cuci,lemari pendingin atupun mengadaptasikannya ke bidang kendali(control). Mengapa logika yang dikembangkan di Amerika ini justru banyak diaplikasikan di Jepang? Salah satu alasannya adalah kultur orang Barat yang cenderung memandang suatu masalah sebagai hitam-putih,ya-tidak,benar-salah atau setara dengan dunia logika biner Aristoteles. Sedangkan orang Timur lebih dapat menerima dinia "abu-abu" atau fuzzy dalam memandang suatu masalah. Logika ini biasanya diterapkan pada masalah yang mengandung unsur ketidakpastian(uncertainty). Contoh:kecepatan dibawah 20 km/jam adalah "pelan". Untuk 20,001 apakah dapat dikatakan "pelan"? Mungkin kita sendiri berpresepsi bahwa kecepatan 20,001 km/jam itu "agak pelan". Ketidakpastian pernyataan di atas ditandai dengan kata "agak" yang memiliki pengertian yang kabur. Bagaimana status keanggotaan pada himpunan fuzzy? Pada kasus di atas ,20,001 km/jam tidak ditolak pada himpunan kecepatan pelan antara 0 sampai 20 km/jam,tetapi derajat keanggotaannya (membership values) diturunkan. Nilai derajat keanggotaan ini nilainya berkisar antara 0 sampai 1.Nilai derajat keanggotaan ini dinyatakan dengan simbol µ. Jika µA(x) = 0 maka x bukan anggota himpunan A. Jika µA(x) = 1 maka x anggota penuh himpunan A. Jika µA(x) = µ dan 0< µ<1>1>
See The Future with Technology, See The Nature with Science, See Them with Islam
Tampilkan postingan dengan label logika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label logika. Tampilkan semua postingan
Jumat, 13 Maret 2009
Minggu, 01 Februari 2009
Belajar Logika ,Membuat yang Susah Menjadi Mudah
Terima kasih sebelumnya mengunjungi situs ini.Saya sarankan anda copy paste saja halaman ini di notepad atau word untuk menghemat biaya internet. Judul di atas mungkin tak selamanya berkenan di hati anda sekalian.Namun saya menggunakan pernyataan di atas sebagai motivasi dalam menghadapi hidup ini. Bentuk motivasi kan macam-macam bukan?
Kali ini saya ingin berbagi dengan anda sekalian tentang belajar logika sederhana. Selama ini logika dikaitkan dengan daya nalar sesorang terhadap suatu permasalahan. Logika sebenarnya dimiliki setiap orang tetapi ketajamannya berbeda-beda tergantung seringnya ia berkutat pada suatu permasalahan dan kompleksitasnya yang dihadapi. Belajar logika merupakan dasar untuk mempelajari ilmu-ilmu pasti dan hitung seperti matematika,fisika,algoritma,kalkulus dan disiplin ilmu pasti lainnya. Sehingga logika mungkin bisa menutupi kelemahan pada daya ingat.
Ada suatu cerita menarik yang mungkin anda sudah pernah mendengarnya. Seseorang memiliki dua buah gelas yang memiliki isi yang berbeda misalnya isi gelas pertama susu yang kedua madu. Dia ingin menukar isi masing-masing gelas menjadi gelas pertama berisi madu gelas kedua berisi susu. Lalu ia berpikir dan akhirnya mendapatkan jawabannya dengan memakai gelas ketiga sebagai wadah bantu. Gelas ketiga diisi susu kemudian gelas pertama yang sudah kosong diisi madu dan gelas kedua yang sudah dipindah isinya ke gelas pertama diisi dengan susu dari gelas ketiga.
Sepertinya sangat sederhana logika itu,tetapi dalam kenyataannya masih banyak anak-anak IT termasuk saya yang belum bisa menerapkan logika sederhana itu dalam suatu program atau algoritma (lihat postingan saya: "Menukar Nilai Dua Variabel dengan Variabel Bantu"). Ternyata belajar logika itu gampang-gampang susah ya?
Sebenarnya logika itu tidak dapat dihafal tetapi diterapkan pada suatu masalah dan kita dituntut untuk menyelesaikannya. Supaya kita memiliki logika yang kuat saya memiliki beberapa kiat untuk menajamkan logika kita, Insya Allah berhasil. Bukannya saya sudah sok jago bermain logika tetapi saya sendiri juga masih belajar dan kiat-kiat itu saya dapat dari seseorang. Di sini saya mau berbagi saja.
1. Anggaplah segala permasalahan rumit sebagai permasalah sederhana yang dibuat-buat
2. Segala sesuatu itu nyata dan dapat dibayangkan oleh karena itu cobalah untuk mengkaitkan dalam suatu kegiatan sederhana.
3. Cobalah setiap hari untuk belajar menyelesaikan suatu permasalahan sederhana dan carilah yang terefektif. Misalnya ingin menata meja belajar. Bagaimana cara agar buku yang ditata itu mudah untuk dicari bila dibutuhkan.
4. Bagi yang muslim saya sarankan untuk banyak berwudhu karena wudhu itu dapat menyegarkan pikiran yang kusut menjadi segar.
5. Sering-seringlah bertukar pikiran dengan teman atau saudara dalam menyelesaikan suatu permasalahan agar kita tahu jalan pemikiran orang lain dan mungkin dapat mengikuti jalan yang baik dan benar keabsahannya.
6. Sering-seringlah browsing di internet atau baca buku-buku tentang bagaimana sebuah teori alam dikembangkan. Misalnya Galileo menemukan besar percepatan gravitasi setelah ia melihat lonceng di sekolahnya berdentang atau Newton yang kejatuhan apel. Bacaan seperti itu akan memotivasi kita untuk mengeksplore berbagai macam kondisi alam yang dapat ditelaah dengan nalar.
7. Berpikirlah logis tanpa tercampur oleh sesuatu yang mistik ,magis,primbon,maupun tahayul. Berfikirlah bahwa dunia ini diciptakan Allah untuk dikaji bukan ditutup-tutupi.
8. Berdoalah kepada Allah tiap pagi dan malam agar dibukakan pikiran kita supaya dapat menangkap ilmu yang bermanfaat dengan mudah dan diberi ketajaman berfikir.
Mungkin beberapa di atas bisa membantu sobat-sobat dalam meningkatkan ketajaman menalar. Tetapi itu tak selamanya mutlak harus dipenuhi. Hal-hal di atas sekedar saran yang mungkin bisa dipertimbangkan.
Mungkin sebelum saya menutup postingan ini saya ada permasalahan sederhana yang mungkin bisa sobat pecahkan sebagai pemanasan. Saya yakin sobat pasti bisa menyelesaikanya.
Pada selembar kertas tertulis lima kalimat yaitu:
1. Di kertas ini terdapat 1 kalimat yang salah.
2. Di kertas ini terdapat 2 kalimat yang salah.
3. Di kertas ini terdapat 3 kalimat yang salah.
4. Di kertas ini terdapat 4 kalimat yang salah.
5. Di kertas ini terdapat 5 kalimat yang salah.
Ngomong-ngomong kalimat mana ya, yang benar di antara kalimat-kalimat lain?
Kali ini saya ingin berbagi dengan anda sekalian tentang belajar logika sederhana. Selama ini logika dikaitkan dengan daya nalar sesorang terhadap suatu permasalahan. Logika sebenarnya dimiliki setiap orang tetapi ketajamannya berbeda-beda tergantung seringnya ia berkutat pada suatu permasalahan dan kompleksitasnya yang dihadapi. Belajar logika merupakan dasar untuk mempelajari ilmu-ilmu pasti dan hitung seperti matematika,fisika,algoritma,kalkulus dan disiplin ilmu pasti lainnya. Sehingga logika mungkin bisa menutupi kelemahan pada daya ingat.
Ada suatu cerita menarik yang mungkin anda sudah pernah mendengarnya. Seseorang memiliki dua buah gelas yang memiliki isi yang berbeda misalnya isi gelas pertama susu yang kedua madu. Dia ingin menukar isi masing-masing gelas menjadi gelas pertama berisi madu gelas kedua berisi susu. Lalu ia berpikir dan akhirnya mendapatkan jawabannya dengan memakai gelas ketiga sebagai wadah bantu. Gelas ketiga diisi susu kemudian gelas pertama yang sudah kosong diisi madu dan gelas kedua yang sudah dipindah isinya ke gelas pertama diisi dengan susu dari gelas ketiga.
Sepertinya sangat sederhana logika itu,tetapi dalam kenyataannya masih banyak anak-anak IT termasuk saya yang belum bisa menerapkan logika sederhana itu dalam suatu program atau algoritma (lihat postingan saya: "Menukar Nilai Dua Variabel dengan Variabel Bantu"). Ternyata belajar logika itu gampang-gampang susah ya?
Sebenarnya logika itu tidak dapat dihafal tetapi diterapkan pada suatu masalah dan kita dituntut untuk menyelesaikannya. Supaya kita memiliki logika yang kuat saya memiliki beberapa kiat untuk menajamkan logika kita, Insya Allah berhasil. Bukannya saya sudah sok jago bermain logika tetapi saya sendiri juga masih belajar dan kiat-kiat itu saya dapat dari seseorang. Di sini saya mau berbagi saja.
1. Anggaplah segala permasalahan rumit sebagai permasalah sederhana yang dibuat-buat
2. Segala sesuatu itu nyata dan dapat dibayangkan oleh karena itu cobalah untuk mengkaitkan dalam suatu kegiatan sederhana.
3. Cobalah setiap hari untuk belajar menyelesaikan suatu permasalahan sederhana dan carilah yang terefektif. Misalnya ingin menata meja belajar. Bagaimana cara agar buku yang ditata itu mudah untuk dicari bila dibutuhkan.
4. Bagi yang muslim saya sarankan untuk banyak berwudhu karena wudhu itu dapat menyegarkan pikiran yang kusut menjadi segar.
5. Sering-seringlah bertukar pikiran dengan teman atau saudara dalam menyelesaikan suatu permasalahan agar kita tahu jalan pemikiran orang lain dan mungkin dapat mengikuti jalan yang baik dan benar keabsahannya.
6. Sering-seringlah browsing di internet atau baca buku-buku tentang bagaimana sebuah teori alam dikembangkan. Misalnya Galileo menemukan besar percepatan gravitasi setelah ia melihat lonceng di sekolahnya berdentang atau Newton yang kejatuhan apel. Bacaan seperti itu akan memotivasi kita untuk mengeksplore berbagai macam kondisi alam yang dapat ditelaah dengan nalar.
7. Berpikirlah logis tanpa tercampur oleh sesuatu yang mistik ,magis,primbon,maupun tahayul. Berfikirlah bahwa dunia ini diciptakan Allah untuk dikaji bukan ditutup-tutupi.
8. Berdoalah kepada Allah tiap pagi dan malam agar dibukakan pikiran kita supaya dapat menangkap ilmu yang bermanfaat dengan mudah dan diberi ketajaman berfikir.
Mungkin beberapa di atas bisa membantu sobat-sobat dalam meningkatkan ketajaman menalar. Tetapi itu tak selamanya mutlak harus dipenuhi. Hal-hal di atas sekedar saran yang mungkin bisa dipertimbangkan.
Mungkin sebelum saya menutup postingan ini saya ada permasalahan sederhana yang mungkin bisa sobat pecahkan sebagai pemanasan. Saya yakin sobat pasti bisa menyelesaikanya.
Pada selembar kertas tertulis lima kalimat yaitu:
1. Di kertas ini terdapat 1 kalimat yang salah.
2. Di kertas ini terdapat 2 kalimat yang salah.
3. Di kertas ini terdapat 3 kalimat yang salah.
4. Di kertas ini terdapat 4 kalimat yang salah.
5. Di kertas ini terdapat 5 kalimat yang salah.
Ngomong-ngomong kalimat mana ya, yang benar di antara kalimat-kalimat lain?
Sabtu, 31 Januari 2009
Membuat Program Pascal untuk Barisan Fibonacci 2
program fibonaci2;
uses wincrt;
var
x,y,z,i,n:longint;
begin
x:=0; {nilai awal fibonaci = 0}
y:=1; {nilai kedua fibonaci = 1}
write(' Masukkan banyaknya bilangan fibonaci = ');readln(n); {menginputkan banyaknya bilangan fibonaci}
writeln(x); {menampilkan nilai awal fibonaci};
writeln(y); {menampilkan nilai kedua fibonaci}
for i:=1 to n-2 do {mengulang sampai n-2 karena 2 bilangan awal fibonaci telah ditampilkan}
begin
z:=x+y;{z merupakan penjumlah 2 bilangan sebelumnya yaitu x dan y}
x:=y; {nilai x kemudian diubah menjadi y}
y:=z; {nilai y kemudian diubah menjadi z(hasil penjumlah sebelumnya)}
writeln(z); {menampilkan nilai z}
end;
readln;
end.
Lihat juga edisi pertama.
uses wincrt;
var
x,y,z,i,n:longint;
begin
x:=0; {nilai awal fibonaci = 0}
y:=1; {nilai kedua fibonaci = 1}
write(' Masukkan banyaknya bilangan fibonaci = ');readln(n); {menginputkan banyaknya bilangan fibonaci}
writeln(x); {menampilkan nilai awal fibonaci};
writeln(y); {menampilkan nilai kedua fibonaci}
for i:=1 to n-2 do {mengulang sampai n-2 karena 2 bilangan awal fibonaci telah ditampilkan}
begin
z:=x+y;{z merupakan penjumlah 2 bilangan sebelumnya yaitu x dan y}
x:=y; {nilai x kemudian diubah menjadi y}
y:=z; {nilai y kemudian diubah menjadi z(hasil penjumlah sebelumnya)}
writeln(z); {menampilkan nilai z}
end;
readln;
end.
Lihat juga edisi pertama.
Membuat Program Pascal untuk Barisan Fibonacci 1(Menggunakan Array)
program fibonaci1;
uses wincrt;
var
x:array[0..100]of longint;
i,n:integer;
begin
x[1]:=1;
x[0]:=0;
write(' Masukkan banyaknya bilangan fibonaci = ');readln(n);{meginputkan banyaknya bilangan}
for i:=1 to n do {mengulang sampai n kali}
begin
x[i+1]:=x[i]+x[i-1]; {nilai x berikutnya adalah hasil penjumlahan 2 nilai sebelumnya}
writeln(x[i-1]); {menampilkan nilai-nilai x}
end;
readln;
end.
Lihat juga edisi kedua.
uses wincrt;
var
x:array[0..100]of longint;
i,n:integer;
begin
x[1]:=1;
x[0]:=0;
write(' Masukkan banyaknya bilangan fibonaci = ');readln(n);{meginputkan banyaknya bilangan}
for i:=1 to n do {mengulang sampai n kali}
begin
x[i+1]:=x[i]+x[i-1]; {nilai x berikutnya adalah hasil penjumlahan 2 nilai sebelumnya}
writeln(x[i-1]); {menampilkan nilai-nilai x}
end;
readln;
end.
Lihat juga edisi kedua.
Langganan:
Postingan (Atom)