Halaman

Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label islam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Oktober 2017

Alam, Supervisor Manusia Menuju Tuhan I

Sumber : https://cdn.brilio.net
Setelah naik kelas ke kelas 2 SMA (tahun 2006), saya mendapati sebuah keadaan dimana saya harus memilih jurusan (meski tidak sepenuhnya bisa memilih, karena terkait dengan nilai). Ada 2 jurusan yang disediakan waktu itu IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) atau IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Sebenarnya pilihan ini tidaklah rumit untuk saya, karena saya merasa berkompeten untuk masuk jurusan IPA, berminat dan tentu saja dikarenakan faktor merasa lebih "bergengsi"-nya IPA di mata para siswa kebanyakan. 

Memasuki jurusan dan pengetahuan baru tentang alam dan semestanya, tentunya sangatlah menarik dan meyenangkan menurut saya. Karena alam adalah suatu desain kompleks yang seakan-akan sudah dirancang dengan suatu ukuran, rasio, pertimbangan dan keseimbangan yang luar biasa. Hasilnya? Sederhana tetapi elegan. Kompleks tetapi tidak membingungkan. Dinamis tetapi terukur. Teliti dan sangat cermat kalkulasinya. Maka tak salah, matematika juga menjadi "teman" sejati bagi ilmu dan pengetahuan tentang alam.

Saya tak akan bahas satu per satu mata pelajaran yang hadir di sana, tetapi saya akan langsung short cut saja ke bagian yang sangat menggelitik dalam metode pembelajaran ilmu dan pengetahuan alam ke siswa saat itu, (jujur saja, saya tidak tahu untuk saat ini, karena saya bukan pemerhati pendidikan, hehe). Saat itu (Ibu) guru (kimia) saya menjelaskan berbagai macam model atom dari atom model Dalton, Rutherford sampai Bohr, yang kesemuanya secara ringkasnya adalah membagi susunan atom menjadi bagian-bagian yang lebih kecil darinya. Namun, bukan masalah model atom yang akan saya bahas di sini, melainkan bagaimana sesuatu yang bernama atom tersebut yang boleh dibilang unit terkecil dari suatu materi tidak menyinggung sama sekali keberadaan Tuhan. Bahkan saya waktu itu berharap guru saya menyinggung sedikit tentang "keberadaan" Tuhan di sana. Why Tuhan ? Mengapa saya bisa terlintas kata "Tuhan" waktu itu.

Saya akan mengkesampingkan Islam (dalam konteks agama) dalam eksplorasi saya pada sesuatu ini. Kembali ke pertanyaan "Why Tuhan ?". Jawaban sederhananya adalah apabila sesuatu yang sangat besar dan (sudah disepakati) makin membesar tiap satuan waktunya yang dinamakan alam semesta, atau jagad raya ini sangatlah sukar diukur, dan kita hanya berasumsi atas dasar formula dan teori -- tidak bisa makin mendekatkan sesuatu yang "menguasainya", kita boleh saja memakai sesuatu yang makin kecil, komponen terkecil dari segala materi untuk menemukan sejatinya, apakah materi itu, dan lebih jauh lagi, siapa di balik layar atas keberadaan materi itu? Dan "Siapa" di sini, tentunya bagi orang yang menautkan segala sesuatu yang di luar jangkauan kepengetahuannya alias iman, mempercayai ada suatu komponen dari bagian terkecil dari materi tersebut yang tidak dapat diobservasi dan dieksplorasi lebih jauh lagi karena keterbatasan ilmu pengetahuan (mungkin sudah mentok), tetapi ADA.

Saya tidak akan berbicara mengenai Higgs Boson atau dalam bahasa media disebut dengan partikel Tuhan, karena keberadaan partikel ini juga selalu ada kontra argumennya, dan ini hanyalah akan menguras pemikiran untuk ajang perdebatan yang membuat kita menjauhi hikmah yang disediakan di sana.

Minggu, 15 Maret 2015

Generasi Rabbani (1)

www.english.globalarabnetwork.com
Saya adalah seorang koruptor negara, uang bukan tempatnya masuk ke dalam rekening bukanlah suatu yang asing dan sukar. Ketika ada yang memergoki tinggal saja saya suap agar yang bersangkutan diam. So simple. Rakyat? Masa bodoh. Ini sebuah kesenangan yang saya capai. Bahkan sampai sekarang, tak ada seorangpun pernah bisa menjawab pertanyaan saya. Beri satu alasan paling logis agar saya berhenti untuk melakukan korupsi. Beri satu alasan paling logis bahwa korupsi itu kejahatan.

S: Anda akan ditangkap oleh lembaga peradilan.
R: Saya korupsi tidak pernah tanggung-tanggung, saya suap saja mereka, itu perkara mudah, urusan selesai.
S: Itu uang rakyat, tidakkah Anda tahu itu merugikan rakyat.
R: Jika saya jawab korupsi menguntungkan saya, mengapa tidak? Rakyat adalah rakyat, saya adalah saya, jangan campurkan kesenangan saya dengan mereka.
S: Anda tidak akan bahagia dengan uang itu.
R: Tidak bahagia bagaimana? Saya memiliki rumah bagus, kendaraan mewah, asuransi kesehatan dan pendidikan terjamin, saya bisa bertamasya ke manapun saya suka. Saya sudah memperhitungkan semua nilai aset hidup saya.

Rabu, 08 Oktober 2014

Bekerja Bukan untuk Pensiun

http://thewardrobedoor.com/
Salam untuk kita semua, di manapun sahabat readers berada. Postingan kali ini saya tulis berkenaan dengan suatu tragedi yang saya alami, hmm, iya bisa saya bilang tragedi, jika menurut saya itu bukan hiperbola alias lebay. Hehe. Ya, malam itu, ponsel saya bergetar tanda ada sms masuk dan kulihat nama adik saya di layar ponsel. Mungkin, isi pesan yang sudah biasa, sudah makan, shalat, sedang apa dan sejenisnya yang sebenarnya itu pertanyaan dari Ibunda tercinta di kampung halaman. Namun kali ini, pesan yang saya baca malam itu berbeda dengan pesan-pesan biasanya.

Malam itu seketika mood saya goncang sesaat setelah membaca sms yang ternyata berasal dari adik saya yang isinya adalah Ibu saya menyuruh saya untuk daftar CPNS online, apabila saya tidak menuruti maka Ibu saya akan marah. Ya, begitulah kira-kira isinya. Pertama saya sedikit tidak menganggap serius, dengan aksi berikutnya saya hanya membalas pesan itu dengan suatu pesan yang tidak mengarah ke sana. Namun, balasan sms yang kudapat adalah "bagaimana? Jadi kan untuk daftar?".

Jumat, 24 Januari 2014

Cinta (Mahabbah)

http://my.opera.com
Cinta, ya, pada kesempatan kali ini saya akan melanjutkan postingan saya sebelumnya, mengenai  kehidupan sufi di era modern. Kali ini, saya mencoba membagi apa yang saya diketahui tentang cinta. Cinta yang saya maksud di sini adalah cinta yang dalam bahasa arab adalah mahabbah. Seperti kita ketahui bersama, cinta, adalah sebuah kata yang sangat indah dan tentunya memberikan berbagai problematika, kesenangan, dinamika dan apapun yang ada di hati ini. Pemuda-pemudi berbondong-bondong menyambut perasaan yang mereka sangka atau anggap sebagai cinta. Nah, apakah cinta itu? Apakah layaknya sebuah kerinduan antar lawan jenis, hasrat untuk memiliki dan sebagainya? Pada entri ini, yang saya bahas adalah sebuah cinta dimana cinta ini adalah cinta yang berada di atas segala-galanya cinta. Cinta yang tak akan bertepuk sebelah tangan dan cinta yang sebenar-benarnya cinta. Ya. Mencintai-Nya. Sebuah verba yang sungguh amat sangat menarik untuk terbahas dalam lingkup tasawuf yang murni dan jernih bagai khamr di dalam kristal.

Sabtu, 16 November 2013

Memaknai Idul Fitri

sumber : http://www.aingindra.com
Mungkin entri kali ini tidak tepat dengan suasana timeline, jauh dari hari peringatannya. Namun, di blog ini saya hanya ingin sedikit berbagi dengan rekan pembaca sekalian tentang memaknai idul fitri sebagai salah satu hari raya umat Islam yang diperingati setelah satu bulan penuh sebelumnya umat muslim menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Berbicara mengenai Idul Fitri, maka kata-kata yang langsung muncul di benak kita semuanya antara lain; hari raya, kemenangan, suci, fitrah, terlahir kembali, minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir batin. Dan saya pada kesempatan kali ini, gunakan frase kata yang terakhir untuk memohon maaf lahir batin, apabila dalam entri-entri blog ini banyak mengandung salah, khilaf dan kekurangan.

Baiklah, kembali ke topik, bagi saya Idul Fitri tak sebatas hanya memperindah dan menghias diri, memposisikan diri sebagai pemenang sesungguhnya, dan merasa kembali suci jiwa. Pendapat saya ini boleh dikomentari, tetapi saya sendiri pun belum pernah menemukan sumber baik Qur'an maupun As Sunnah yang menyebutkan bahwa Idul Fitri adalah hari raya kemenangan, hari raya fitrah bahkan hari raya suci. Saya sering mendengarkan dari para ustadz, khatib, da'i yang bila saya cermati, mereka pun tidak menyebutkan secara jelas dalilnya dari mana. Apalagi ditambah dengan beberapa lantunan lagu, kalimat-kalimat di promosi produk baik di media cetak maupun elektronik, yang menyebutkan Idul Fitri sebagai hari raya kemenangan atau hari raya suci.
Minal aidin wal faidzin. Lantas, menurut penulis, apa arti Idul Fitri sesungguhnya?

Sabtu, 13 April 2013

Pohon Cinta

http://www.hdwallpaperspk.com
Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah berkata,
“Cinta itu laksana pohon di dalam hati. 
Akarnya adalah ketundukan kepada kekasih yang dicintai, 
batangnya adalah mengetahuiNya, 
rantingnya adalah ketakutan kepadaNya, 
daun-daunnya adalah malu kepadaNya, 
buahnya adalah ketaatan kepadaNya, 
dan air yang menghidupinya adalah menyebut namaNya. 
Jika di dalam cinta ada satu bagian yang kosong, berarti cinta itu berkurang.”

Rabu, 19 September 2012

Rezeki? Sudah Ada Yang Mengatur

Sumber :  http://gifts4women.org/
Judul postingan ini adalah ungkapan yang sering kita dengar di kehidupan sehari-hari. Apalagi dengan nuansa krisis ekonomi, krisis global, krisis energi dan krisis-krisis lainnya hingga krisis kepercayaan, masalah rezeki menjadi barang yang sensitif untuk diperbincangkan. Namun, di sisi lain, rezeki menjadi topik yang laris manis dibahas oleh motivator-motivator ternama di negeri ini, dari how hingga why. Mungkin ini sudah menjadi rezeki mereka juga kali ya? Baiklah, kembali ke topik, penulis tidak akan membahas rezeki mereka, toh sudah ada Yang mengatur. Nah lagi-lagi kalimat ini muncul kan? Baiklah, tak apa, memang ini yang sedang penulis ulas kali ini dengan sedikit bumbu pengetahuan dan pengalaman yang secuil, semoga melengkapi postingan ini menjadi postingan yang bermanfaat. Aamiin.

Turun dari Sang pencipta, Allah SWT, di-deliver oleh Malaikat Mikail menuju ke client (manusia), itulah rezeki yang penulis maksud di sini agar ke depannya, dalam membaca postingan ini, tidak salah persepsi. Dari pandangan demikian, jelas sudah bahwa rezeki itu "turun" dari Sang Pencipta, bukan kebetulan semata atau murni dari kerja keras manusia. Pernyataan ini tidak serta merta membenarkan jabariyah yang kelewatan, tetapi lebih mencenderungkan pemikirian kita agar lebih tauhid orientation. Percaya bahwa, ada Dzat Maha Kaya yang lebih berkehendak membagikan kekayaan-Nya dan mendistribusikannya sesuai dengan sifat Maha Cerdas-Nya.

Senin, 13 Agustus 2012

Menjalani Kehidupan Sufi di Era Modern I

Sumber : http://www.asritadda.com
Judul di atas terlalu muluk-muluk untuk seorang penulis yang notabene adalah bukan manusia pendakwah ulung apalagi dipanggil ustadz. Ya, ini hanya tulisan berbagi bagaimana penulis sedang dan ingin berjuang untuk lebih "sufi" dan memperbanyak ilmu tasawufnya, yang boleh dikata ilmu ini hanya dapat diterapkan oleh orang-orang dengan spiritualitas islami yang tinggi. Sedangkan penulis di sini pun belum mencapai derajat seperti itu, lha kok berani-beraninya posting tulisan seperti ini. Namun, ada keuntungan dengan cara berpikir dan cara belajar dengan orang-orang yang mungkin bisa dibilang "selevel", yakni bisa berbagi pengalaman, berbagi pemikiran dan pandangan bagaimana ilmu tasawuf ini teraplikasikan di kehidupan yang serba kompleks dan canggih seperti ini.

Baiklah, berbagi pengalaman saja, penulis tak ubahnya seperti orang-orang biasa dan awam sekali dengan ilmu yang dipakai oleh ulama-ulama yang disebut-sebut sebagai sufi ini. Penulis mulai mendekat dan memulai perjuangan yang bisa dikata cukup terlambat, tetapi penulis berkeyakinan bahwa sesuatu yang akan diusahakan, Insya Allah akan ada manfaat dan hasilnya. Di sini akan dibagikan beberapa pemikiran dan pandangan penulis setelah dia mencoba memaknai sedikit demi sedikit mutiara-mutiara Al Hikam (Al Ata'iyyah; untuk membedakan Hikam-Hikam lainnya), salah satu karya fenomenal tasawuf karangan Ibnu Athaillah As Sakandari (659-709 H). Beliau adalah keturunan Arab dan mengusahakan karyanya di kairo Mesir yang sekarang sedang berusaha dipahami oleh penulis, keturunan Indonesia tulen dan sedang tinggal di Bandung,(nggak penting) hehehe. Buku beraliran sama juga sedang dicoba untuk dipelajari secara hati-hati oleh penulis, yakni "Menuju Jalan-Jalan Langit" karya Salahuddin At Tijani, meski hingga detik ini butuh reply berkali-kali untuk membacanya, agar makna yang saling tersambung tidaklah terputus dan tidak terjadi salah tafsir.

Sabtu, 05 Mei 2012

Who Am I? Al Fatihah Menjawab


Dari sebagian kita, dan mungkin sebagian besar kita sudah sangat hafal dengan bacaan Al Fatihah. Ya, surah pembuka Al Quran, sekaligus surah yang wajib dibaca di setiap shalat, entah shalat wajib maupun sunnah, tentunya menjadi surah yang sudah sedari kecil diajarkan. Surah Al Fatihah menjadi bacaan yang sering dipakai dalam berbagai hal, baik membuka majelis, menutup doa dan sebagainya.

Dalam kesempatan posting kali ini, penulis ingin menyampaikan sesuatu tentang isi kandungan Al Fatihah. Namun, rekan pembaca boleh saja memberikan tanggapan, karena penulis sendiri bukanlah ustadz maupun kyai yang memiliki ilmu agama yang sangat dalam. Namun, penulis juga berusaha untuk mempelajari lebih dalam, dan tabligh sebagai salah satu sifat wajib rasul, dan kita sebagai umatnya juga dituntut mengamalkannya. Benar kan.

Baiklah, judul "Who am I? Al Fatihah Menjawab" sebenarnya sudah sangat lama esensinya diketahui oleh sebagian umat muslim. Saya pun juga pernah mendengarannya. Mungkin menjadi lebih baik, jika menjadi pengingat di antara kita yang terus diulang-ulang. Pertanyaan "Who am I ?" menjadi pertanyaan klasik dari setiap manusia yang belum bisa lepas dari fitrahnya, yakni berakal. Setiap manusia berpikir, siapa saya, dimanakah saya saat ini, mengapa saya di sini, apa yang harus saya lakukan, mengapa saya harus melakukan itu dan bagaimana caranya. Pertanyaan itu akan menjadi sebuah retorika kering, jika dijawab dengan rasionalitas dan logika akal manusia biasa. Tentunya, jika ketika saya bertanya, siapa anda, mungkin anda memiliki jawaban bervariasi. Variasi yang disebabkan dari berbagai sudut, entah dari sudut profesi, sudut peran di masyarakat, sudut keturunan dan lain sebagainya. Namun dalam Ummul Quran atau kita sering menyebutnya Al Fatihah ini, memiliki jawaban universal, yang mungkin memuaskan kita semua yang sedang hidup di dimensi fana ini. Baiklah langsung saja.

Jumat, 29 Oktober 2010

Instant Reply

Sedekah agar bersyukur, sedekah untuk saling mengasihi, sedekah untuk saling menyayangi, dan sedekah agar semua kita di dunia ini dapat menciptakan kebahagiaan lahir, ketenangan batin dan "surga" di dunia ini.....(Posting Sebelumnya)


Pengharapan Balasan
Saya tidak pernah memikirkan jikalau kita memberikan sesuatu yang dapat membantu orang-orang yang tidak mampu, kita akan mendapatkan balasan langsung di dunia ini. Esensi sedekah yang telah saya singgung pada posting sebelumnya, tidak sama sekali saya harap sebuah "materi pengganti" dari apa yang kita keluarkan untuk bersedekah. Lebih rinci, saya beranggapan sedekah adalah suatu bentuk dari kepedulian kepada sesama dimana posisi kita yang sedang "di atas" seharusnya dimanfaatkan untuk menjadi penolong sesama kita yang ada "di bawah".

Jumat, 08 Oktober 2010

Pandangan Saya Tentang Esensi Sedekah

Melanjutkan kisah saya yang hampir merasakan kebangkrutan, saya ingin bercerita dimana sebuah amalan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW akan dibalas secara kontan di dunia. Sering saya mendengar ceramah, khotbah dan tausyiah keagamaan mengenai amalan ini, yang tak lain dan tak bukan adalah sedekah atau shodaqoh. Saya merasakan betapa luar biasa amalan ini sehingga saya dapat selamat dari jurang kebangkrutan.

Saat itu, benar-benar hanya ada lembaran ribuan berserakan si meja belajar saya. Jumlahnya tak lebih dari 20 lembar dan setidaknya itu bisa menyelamatkan perut saya dua hari ke depan. Kebetulan bulan itu adalah bulan Ramadhan, sehingga saya merasa tidak perlu mengeluarkan rupiah untuk siang hari, apapun itu, cukup untuk sebelum shubuh dan setelah adzan maghrib.

Rabu, 06 Oktober 2010

Yesus Akan Kembali I

Yesus (Isa) (as), sebagaimana rasul-rasul lainnya, merupakan seorang hamba pilihan Allah yang diutus kepada umat manusia untuk menyeru kepada jalan yang benar. Meskipun demikian, ada beberapa sifat Yesus (as) yang membedakan dari rasul-rasul lainnya. Yang terpenting dari semua itu adalah dia telah diangkat Allah dan akan kembali lagi ke bumi. 

Berbeda dengan yang diyakini oleh mayoritas manusia, Yesus (as) tidaklah wafat disalib dan dibunuh ataupun meninggal dengan tujuan dan alasan tertentu. Al-Qur'an memberitakan kepada kita bahwa mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi Allah mengangkatnya kepada-Nya. Tidak ada satu ayat pun yang menunjukkan peristiwa pembunuhan terhadapnya atau bahwa dia telah dibunuh, terlepas dari ayat yang menolak bahwa hal tersebut telah terjadi. Selain itu, Al-Qur'an membeberkan kepada kita beberapa peristiwa dari kehidupan Yesus (as) yang tidak pernah terjadi. Kemudian, kedatangannya yang kedua kali ke bumi merupakan suatu prasyarat akan terjadinya peristiwa-peristiwa ini. Tidak ada keraguan bahwa wahyu-wahyu yang terdapat dalam Al-Qur'an akan benar-benar terjadi. 

Sabtu, 02 Oktober 2010

Belajar dari Sejarah Islam I

Awal dan Kejayaan Islam
Islam, sebagai agama yang kita yakini kemurniannya. Agama yang terakhir datang sekaligus penyempurna ketauhidan akan Tuhan Yang Maha Esa. Agama yang menjadi Rahmatan Lil Alamin, rahmat semesta alam. Satu-satunya agama yang diridhoi dan diterima oleh Allah SWT. Agama yang sempurna dari segi manapun. Agama yang benar-benar bisa menjadi tolak ukur keberhasilan hidup manusia di dunia. Melihat sejarahnya yang berawal dari keterasingan sampai kejayaannya kita patut bangga sebagai umat Islam. Islam datang dengan dibawa oleh Rasulullah Muhammad Saw dalam keadaan asing ditengah-tengah kebodohan dan kegelapan bangsa Arab saat itu. Namun, berkat rahmat Allah, Islam bisa menjadi penerang bagi kegelapan umat manusia. dimulai dari dari bangsa Arab sampai akhirnya menjadi penerang bagi seluruh umat manusia di dunia ini.

Jumat, 23 Juli 2010

Pandanganku Tentang Belajar

Post ini aku tulis di sela-sela waktuku untuk mengkoding :D. Tak tahu mengapa aku tertarik dengan pernyataan seseorang(guruku), belajar adalah suatu proses dengan tujuan mencari hakikat Tuhan sebenarnya. Ini yang menyebabkan aku berpikir berulang kali mendefinisikan kata-kata itu. Namun akhirnya aku berhasil menemukan jawabannya dengan dibantu guruku tentunya, hehe.

Pernyataan-pernyataan para ustadz atau ahli2 agama cenderung menggurui, dan jujur saja, aku bukan tipe orang yang suka digurui, tapi bukan berarti membangkang. aku suka teladan dan sesuatu yang dapat aku resapi maknanya dengan indra dan hati ini serta sudah terimplementasikan. Berikut adalah beberapa kutipan dari nasehat lisan guruku.

Sederhana mungkin, belajar adalah suatu proses dengan tujuan mencari hakikat Tuhan sebenarnya. Coba kamu lihat, botol air mineral itu. bagi orang-orang yang tidak ingin belajar, mereka hanya mengangapnya sebagai sampah belaka. cobalah resapi arti botol itu. dari bentuknya saja dulu, mengapa botol air mineral bentuknya seperti itu? Unsur2 ergonomis kamu harus belajar. Mengapa isinya tidaklah penuh, kamu juga harus belajar. Saat kamu mengetahui bagaimana perusahaan yang membuat air mineral kemasan itu, mempertimbangkan berbagai aspeknya untuk meraih keuntungan.kamu lihat sisi produksi, pemasaran, keuangangan dan sebagainya, semuanya bersatu untuk membentuk apa yang kamu katakan sampah itu.

Dan tujuan. Saat kamu menemukan apa tujuan itu, maka ujung-ujungnya adalah Dzat yang Maha Tunggal. Saat kamu belajar teori pemasaran, tujuannya adalah memenangkan pasar dan meraup keuntungan. Apakah keuntungan yang sebanyak-banyaknya menjadi akhir dari tujuan itu? Tidak. pasar kemenangan sesungguhnya adalah pasar kasih sayang, atau rahman dan rahiim. saat produk itu benar-benar disayang oleh konsumennya dan memberikan kesejahteraan bagi konsumennya.

Saat kamu belajar teori kejadian alam semesta, maka tak lain dan tak bukan, kamu akan menemukan suatu titik di mana permulaan itu ada karena diciptakan. bukan perubahan dari sebelumnya. Kalau toh perubahan sebelumnya, maka siapa pendahulunya itu? siapa pendahulu dari pendahulunya itu? apakah ada habisnya? Aku tak begitu menguasai teori terjadinya alam semesta ini, tapi jika dirunut oleh orang-orang berakalpun, hasilnya pastilah sama.

Saat kamu belajar teori continuous improvement, yang merupakan energi bisnis dalam melakukan pembenahannya agar lebih baik. Teori itu dicetuskan baru-baru ini, tetapi berabad dulu sudah ada satu pernyataan; hari ini lebih baik daripada hari kemarin dan hari esok harus lebih baik daripada hari ini. (Hadits)

Saat kamu koding, coba berpikir, bagaimana logika dan aritmetika semuanya dipikirkan oleh otak cerdas. Namun apakah otak cerdas itu tiba-tiba ada? apakah:" miliyaran neuron yang ada di kepala dengan tersambung begitu rumit membentuk jaringan raksasa yang siap mengantarkan impuls dengan kecepatan lebih dari kecepatan supersonik, dan sinyal itu adalah incoding dari bentuk-bentuk berbagai gelombang (cahaya, suara)" terbentuk dengan ketidaksengajaan?? Maha Cerdas yang mengkreasikan ini semua.

Mungkin hakikat hidup sebenarnya adalah belajar. Semua belajar, semua berproses. Namun banyak tujuan yang tidak mengarah ke suatu kemenangan abadi.belajar adalah suatu proses dengan tujuan mencari hakikat Tuhan sebenarnya. aku berpikir, sebelum memikirkan esensinya aku harus tahu dulu apa yang ada di sekelilingku, yang bisa aku cerna dengan mudah. Memang, kata guruku: belajarlah bottom up, niscaya kamu melihat tanda-tanda dan keagunganNya, namun jika kamu berpikir up to down, kamu tidak akan melihat keindahanNya.

Sungguh pengalaman berharga, mungkin kamu juga melihat semuanya begiu indah dan merujuk pada satu makna, satu esensi dalam kehidupan ini. perilaku adalah barang mahal di dunia ini, itu juga jadi motivasiku untuk membenahi perilakuku selama ini. saat materi tiadalah cukup memenuhi kebutuhan di dunia ini, maka imanlah di sana harus kamu kedepankan. Saat kamu belajar, mengais ilmu bak menggapai bintang, kecerdasanmu berlipat-lipat, gelarmu sangat panjang, namun esensi ketika muncul pertanyaan untuk apakah ini semua, berarti belumlah cukup dirimu mencapai derajat keilmuanmu. Seorang doktor atau profesor sekalipun yang berhasil adalah saat dia berkata penemuanku ini benar-benar menambah imanku dan kebahagiaan orang-orang di sekelilingku.

Semua kata-kata di atas hanyalah cernaku atas nasehat dari guruku. Inti terpentingnya, bukan hanya belajar untuk hidup, tapi hidup itu untuk belajar. mari belajar, belajarlah sampai liang lahat menanti, esensi kebahagiaan ada di tujuan ilmumu, saat menemukan hal-hal yang mungkin tak terpikirkan orang lain dan mengubahnya menjadi kekuatan diri menuju kemenangan sejati (surga).

"..Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.." Q.S Al Imran: 190

Sabtu, 07 November 2009

Sebuah Penelitian Tentang Kiamat 2012

Seperti yang kita tahu, tahun milenium ini menjadi tahun sasaran terjadinya berbagai bencana alam di bumi kita tercinta ini. Bahkan di abad milenia ini, bukan menjadi rahasia publik lagi isu mengenai kiamat tahun 2012 akan benar-benar terjadi. Berbagai penelitian yang dikembangkan memang memberikan hasil yang cukup menakutkan kita sebagai orang awam. Ditambah lagi, ramalan bangsa Indian Maya yang juga meng-interfere masalah ini hingga terjadi semacam kelesuan global di tengah-tengah masyarakat. Bisa dikata ini adalah isu publik yang benar-benar butuh perhatian khusus mengingat publik juga selama ini masih belum mendapat bukti-bukti ilmiah secara transparan dari para ilmuwan. Pada hakikatnya tindakan para ilmuwan untuk mengabu-abukan isu ini memiliki tujuan agar aktivitas dan segala kegiatan masyarakat tidak terganggu dengan isu ini.

Berikut adalah petikkan artikel yang ditulis oleh William Hart, seorang peneliti yang tertarik pada ramalan bangsa Indian Maya.

Dalam artikel yang dimuat di awal 2004, aku menekankan bahwa kita saat ini berada di putaran matahari terakhir. Periode putaran terakhir ini berlangsung selama 8 tahun, mulai 2004-2012, dan kuberi nama “The Portal”.

Artikelku dilandasi oleh penelitian terhadap kalender suku Maya, yang sudah kulakukan selama 27 tahun. Dalam system kalender Maya, aku mengamati siklus bintik matahari, Transit planet Venus dan kaitannya dengan bencana alam yang terjadi.

Rangkaian akhir penelitian tersebut belum kutemukan, sampai di tahun 2002. Di tahun itu, aku sadar..tahun 2012 yang katanya, merupakan tahun terakhir dalam kalender suku Indian Maya, juga merupakan titik puncak pergerakan matahari dan transit kedua Planet Venus.

Penelitian intensifku terhadap bintik matahari menunjukkan bahwa pergerakan bintik tersebut selama 11 tahun memiliki dampak besar bagi umat manusia. Percaya atau tidak, tapi hal-hal yang terjadi, seperti : perang, bencana alam, sampai pergerakan bursa saham, bergerak sesuai dengan arah bintik matahari!

Bintik Matahari
Banyak peneliti independent lainnya berkesimpulan sama denganku. Tapi, tak ada yang menyadari, kaitan kalender suku Indian Maya mengenai tahun 2012 dengan pergerakan transit Planet Venus dan bintik matahari. Ketiganya berhubungan! Inilah alasan kenapa ada istilah “Solar Priest”, dan inilah dasar dari ilmu sains jaman dulu.

Sebenarnya, pemahaman orang Maya tentang sains sangat baik. Menurut Indian Maya, kalender merupakan sebuah siklus yang diberi nama “Siklus Abad Matahari” yang berlangsung selama 5125 tahun. Menurut orang Maya, kita kini berada di akhir periode matahari kelima.

Apakah cuma berdasar kebetulan, kalau mereka mengatakan bahwa tahun 2012 adalah akhir dari system kalender tersebut? Pertanyaan inilah yang membuatku menyelidiki catatan sejarah untuk melihat apakah ada kaitan antara transitnya Planet Venus dan bencana alam di bumi.

Venus
Apa yang kudapat, membuatku terkejut. Penemuanku ini, adalah jawaban dari berbagai misteri yang menjadi tanda tanya bagi banyak peneliti selama ini. Aku takjub saat menemukan, bahwa periode transit Venus pernah terjadi di tahun 1518-1526.

Dan, dalam kurun waktu tersebut, seorang lelaki bernama Hernan Cortez memimpin 300 tentara Spanyol untuk menduduki Meksiko. Sulit membayangkan, bagaimana 300 orang bisa menaklukkan Kerajaan Aztec yang sangat kuat dan memiliki pertahanan militer hebat. Tetapi itu terjadi.

Kemenangan Spanyol ini, mungkin terkait ramalan kuno yang dipercaya para pemimpin kuil. Yaitu mengenai kembalinya Dewa Quetzacoatl di tahun 1 Reed (1518). Dewa tersebut memiliki hubungan erat dengan Planet Venus.

Quetzacoatl digambarkan sebagai laki-laki berkulit putih, berjenggot dan datang ke Meksiko kuno untuk mendidik masyarakat yang terbelakang, menjadi beradab. Ramalan ini mungkin terdengar seperti omong kosong bagi kita. Tapi, bagi bangsa Aztec saat itu, ketika ada perahu muncul di perairan Yucatan, Raja Montezuma begitu ketakutan, sampai-sampai tak bisa berpikir jernih.

Hal ini tercatat dalam sejarah, meski secara logika tak masuk akal. Andai bangsa Aztec tidak percaya pada ramalan ini, maka ke 300 pasukan Spanyol yang datang bisa mereka hancurkan dengan mudah. Kenapa bangsa Aztec bisa terjebak dalam ketakutan yang dalam? Setelah kupelajari, ternyata sebelum Cortez datang, terjadi bencana meletusnya Gunung Popocateptyl.

Di samping itu, sejumlah aktivitas paranormal juga terjadi di sana, seperti penampakan UFO dan banjir besar yang mendadak melanda ibu kota mereka.

Para pemimpin spiritual Aztec telah meramalkan akhir peradaban bangsa pembangun pyramid tersebut, yang kemudian direalisasikan oleh kedatangan Cortez, bertepatan dengan periode kedua transitnya Planet Venus, di tahun 1526.

Ramalan tentang tahun 2012 memiliki berbagai makna penting, setelah aku menjalankan penelitian ini. Periode transit Planet Venus berikutnya adalah tahun 1631-1639. Dan yang membuatku terkejut adalah, untuk pertama kalinya, setelah periode transit tersebut, bintik matahari menghilang selama 70 tahun.

Dan periode ini dikenal sebagai “zaman es kecil”. Setelah itu, bintik matahari muncul lagi di tahun 1720, dan aktivitas matahari meningkat, hingga mencapai puncaknya, yaitu di tahun 1960.

Kini, semuanya semakin dramatis. Jika orang-orang Indian Maya itu tepat, maka…akan ada semacam ledakan matahari yang mencapai puncaknya di tahun 2012, di mana siklus bintik matahari akan mencapai puncaknya secara bersamaan dengan transitnya Planet Venus. Aku kemudian mengumpulkan berbagai data bencana alam, mulai dari tahun 1900 hingga sekarang.

Dan hasil pengamatanku, sangat menakutkan : jumlah, frekuensi dan kekuatan bencana alam, mulai dari gempa, letusan gunung hingga badai meningkat pesat sejak tahun 1960.

Para ilmuwan berusaha menyembunyikan kenyataan ini dari masyarakat luas, dengan memusatkan perhatian kita pada “data rata-rata “ (average) saja, bukan data pertambahan jumlah bencana alam katastrofik .

Statistik yang diterbitkan dibuat sehalus mungkin, supaya tidak menakutkan, jadi hanya menampilkan jumlah rata-rata saja. Hal ini bertujuan untuk menutupi fakta bahwa jumlah kejadian bencana alam seperti aktivitas vulkanik, gempa, badai dan gejala alam lainnya,sesungguhnya meningkat tajam selama 45 tahun terakhir!

Apa yang menyebabkan para ilmuwan tidak transparan? Seolah-olah mereka membiarkan masyarakat luas “terlena”……!!! Ada apa sesungguhnya???

Rutinitas kesibukan dan berbagai problematika hidup, membuat kita nggak menyadari, bahwa sesungguhnya..di sekitar kita, perubahan-perubahan mulai terjadi. Kalau bencana itu bukan bencana besar, biasanya kita nggak menyadarinya.

Yang ingin saya tegaskan di sini adalah, para pemimpin bangsa Maya ribuan tahun lalu sudah mengetahui, bahwa pergerakan matahaari, saat memasuki periode ini, mengakibatkan peningkatan tajam pada jumlah bencana alam.

Matahari sesungguhnya merupakan semacam dynamo elektromagnetik yang mempengaruhi biosfir bumi. Jadi, akivitas matahari pasti berdampak pada planet bumi, sekecil apapun itu.

Sekarang, ayo kita melihat data yang ada! Di abad ke 19, jumlah gempa bumi yang tercatat ada 2119 kejadian, di seluruh dunia. Dan laporan statistic gempa tahun 1970 di Amerika, mencatat 4139 kejadian. Ini di Amerika saja. Bandingkan peningkatannya!

Dan, jumlah gempa terbanyak mulai bermunculan sejak tahun 1960. Menurut catatan, gempa terbesar saat itu terjadi di Chili. Bersamaan dengan ini, berbagai bencana lainnya susul menyusul, seperti : letusan gunung berapi skala besar, badai, topan dan angin putting beliung.

Pada tahun 1990, Gunung Popocatpetyl meletus, setelah selama berabad-abad tertidur. Dan beberapa gunung di Meksiko juga meletus tak lama setelahnya. Di abad 19, jumlah letusan gunung berapi bisa dihitung dengan jari. Tapi semenjak tahun 1960, letusan gunung berapi mulai bermunculan. Berikut, catatan daftar bencana badai tornado per decade :

Badai Tornado:

  1. Periode 1950an, ada 4796 kejadian
  2. Periode 1960an, ada 6813 kejadian
  3. Periode 1970an, ada 8580 kejadian
  4. Periode 1980an, ada 8196 kejadian
  5. Periode 1990an sampai hari ini, lebih dari 10.000 kejadian!!
Pada tiap decade, pertambahan jumlah tornado dahsyat semakin tinggi. Ada 13 kasus tornado di tahun 1996, dan 28 kasus di tahun 1998. Menurut laporan UNISDR (United Nastions Disaster Reduction Agency) terbitan 17 September 2004, bencana alam meningkat tajam jumlahnya, dengan skala global. Pada tahun 2003, sebanyak 254 juta orang terkena dampak berbagai bencana alam yang terjadi. Dan jumlah kasusnya, 3 kali lipat dari tahun 1990.

Menurut statistic milik Pusat Riset Epidemiologi Bencana Alam di Universitas Louvain, Belgia, selama satu decade terakhir, pertambahan jumlah korban bencana alam sangat pesat.

Kesimpulan ini sejalan dengan pernyataan dari Zurich Re, perusahaan asuransi terbesar dunia, yang mengatakan bahwa “sejak tahun 1960, bencana alam bagaikan industri yang perkembangannya begitu pesat.”

Para ilmuwan kita baru saja menemukan fakta yang telah diketahui oleh para ilmuwan kuno, ribuan tahun yang lalu, bahwa bumi harus melalui siklus periodic yang menyebabkan kejadian bencana alam meningkat pesat.

Namun, para ilmuwan kita belum menyadari bahwa siklus ini dipengaruhi fluktuasi bintik matahari. Inilah inti dari pengetahuan yang dimiliki para ilmuwan kuno. Jangan salah paham dulu, aku belum menyimpulkan apa-apa, dan tidak membuat klaim apapun.

Sejauh pengamatanku, system pengamatan bintik matahari ini sudah dikembangkan sejak lama. Dan aku berharap, berbagai kejadian yang melanda planet kita ini, bisa membuat semua orang menyadarinya. Saat ini, kita semua sedang menghitung mundur ke tahun 2012, dan bumi makin bergejolak, luapan gas panas, banjir, longsor, lahar dan letusan gunung terjadi di mana-mana.

Saya pernah membuat beberapa prediksi mengenai pemahaman ini. Saya pernah menegaskan, bahwa kita semua akan mulai merasakan akselerasi pertambahan bencana alam, saat transit planet Venus tahap pertama dimulai, yaitu tahun 2004. Ini berarti, kita sudah masuk di Era Portal, dan apa maksudnya?

Lihat saja, jumlah aktivitas vulkanik meningkat tajam. Semuanya dimulai pada tanggal 22 Juni 2004, saat Gunung Ijen di Jawa, Indonesia, tiba-tiba aktif. Kemudian tanggal 29 Juni, gunung Bezymianny di Rusia meletus. Di Juli 2004, tercatat 8 gunung susul menyusul meletus di seluruh dunia, mulai dari Jepang, Amerika Tengah, sampai Indonesia.

Bulan Agustus, letusan kembali terjadi di kawasan selatan Samudera Atlantik, Papua Nugini dan IndonesiaKondisi ini bukanlah aktivitas vulkanik normal. Tak mungkin bisa susul menyusul secepat itu. Kejadian vulkanik semakin intens di bulan September 2004.

Ada 15 gunung tercatat aktif dengan aktivitas vulkanik yang mengakibatkan gempa skala sedang. Di bulan September 2004, Gunung Aetna di Itali, Mauna Loa di Hawaii dan Gunung Kiki di Jepang secara bersamaan aktif, disusul gunung-gunung yang ada di Kolombia, Alaska, Indonesia, Kongo dan Rusia.

Pada tanggal 5 Oktober 2004, tercatat 10 gunung bersamaan kembali aktif, seiring meletusnya Gunung St.Helens.

Gempa dan Letusan gunung berapi skala besar terus menunjukkan pertambahan, pada setiap decade :

Aktivitas Vulkanik tahun 2004 ( Periode Bulan Juni-Oct 8, 2004)

  1. June 10 — Kamchatka Peninsula, Russia – 6.9M
  2. June 28 — Illinois — 4.2M
  3. June 28 – Selatan Timur Alaska — 6.8M
  4. July 01 – Timur Turkey — 5.2M
  5. July 24 – Selatan Sumatra Indonesia — 7.3M
  6. September 05 – Pantai Selatan Barat Honshu, Jepang — 7.2M
  7. September 05 – Pantai Selatan Honshu, Jepang — 7.4M
  8. September 28 — California — 6.0M
  9. October 08 – Kepulauan Solomon — 6.8M
  10. October 08 — Mindoro, Filipina — 6.5M
  11. October 09 – Dekat pantai Nicaragua — 6.
Jika kita mundur ke 5-6 dekade lalu, maka tingkat aktivitas vulkanik dan gempa jauh lebih kecil dibandingkan data ini. Hal ini membuktikan, adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang pesat sejak tahun 1960.

Semua ini sesuai dengan prediksi para Pemuka bangsa Maya. Peningkatan berbagai bencana alam dan aktivitas vulkanik mencapai titik puncaknya antara tahun 2010 hingga 2012. Apakah ini berarti dunia akan berakhir?? Apakah ini berarti, punahnya kehidupan??

Prediksi Indian Maya tentang 2012 tidak menyebutkan tentang punahnya kehidupan, tapi, bagi mereka, 2012 adalah AKHIR dari siklus periode 5000 tahun tersebut. Kita semua telah menjadi saksi ganasnya bencana alam yang terjadi di seluruh dunia dan perubahan-perubahan iklim yang dramatis.

Maksud tulisanku, bukanlah menciptakan kepanikan, atau ketakutan. Kita harus menggunakan pengetahuan kuno ini untuk mempersiapkan diri menghadapi era kekacauan yang sedang kita jelang. Perubahan-perubahan sudah terjadi. Mulai sekarang, perhatikanlah alam lebih seksama.

Sadarkah Anda, bahwa para ilmuwan kita sepanjang decade ini begitu intens mempelajari, memantau dan berusaha mengembangkan formula untuk memprediksi bencana alam, seperti gempa, letusan gunung, badai dan lain-lainnya? Ada satu kepanikan di kalangan para ilmuwan geologi yang tak disadari oleh masyarakat umum. Apa yang sesungguhnya sedang terjadi?

Para ilmuwan ini tahu, sesuatu yang dahsyat akan terjadi. Para ahli fisika gempar ketika menyadari matahari mendadak mengalami rangkaian ledakan dan badai. Hal ini tak diduga, karena sepanjang tahun 1999 hingga 2001, kita sudah melalui periode siklus bintik matahari. Biasanya, sesudah siklus, matahari mengalami saat tenang. Tapi, ini tak terjadi! Malah aktivitasnya semakin bergolak.

Apa yang sesungguhnya terjadi, tak bisa diperkirakan secara akurat.

Pada tanggal 26 Desember 2004, satu dari empat gempa terbesar yang melanda planet ini terjadi, yaitu gempa berkekuatan 9 skala Richter, yang mengakibatkan gelombang tsunami dahsyat di Samudera Hindia. Sampai hari ini, aktivitas vulkanik di seluruh dunia tercatat masih tinggi.

Di atas adalah sebuah artikel yang mungkin memberi sedikit gambaran terhadap kita apa yang sebenarnya terjadi di sekeliling kita selama ini. Tetapi yakinlah, kiamat bukan kehendak manusia, Allah Maha Tahu akan sesuatu. Manusia hanya bisa mencoba dan berusaha namun hasil, Allah yang menentukan. Sedikit pencerahan agar kita tetap optimis dalam memandang kehidupan ini sebagai suatu sarana kita untuk mencapai kebahagiaan yang lebih hakiki dan abadi. Khalifah, itu adalah title kita di muka bumi ini, dan dengan title itu selayaknya kita menjaga dan memakmurkan bumi semampu kita terlepas dari semua kehendak dan hal-hal yang di luar jangkauan pemikiran kita,

Wallahu alam bissawab.

Sabtu, 26 September 2009

Bersama Adik-Adik Pesantren



Sebelum ngurus masalah acara di kampus, kusempatkan waktu untuk hadir di acara puncak pesantren Ramadhan As Saleh yaitu Lomba Cerdas Cermat. Setelah mengikuti berbagai acara belajar bersama dengan teman-teman IT Telkom sebagai "gurunya", pada akhir rangkaian kegiatan ini, diadakan berbagai lomba seperti lomba adzan, kaligrafi, puisi, tilawah dan terakhir lomba cerdas cermat yang jatuh di hari Minggu itu. Ternyata mereka semua begitu lugu dan lucu-lucu. Haha..., mereka memang antusias mengikuti lomba terakhir ini, tetapi mereka juga benar-benar memberi kesan yang tak terlupakan...

(*Jangan lupa jargon dari Kak Yudi, hehe..)

Selasa, 25 Agustus 2009

Menjaga Lisan

Setiap kata yang terlontar dari lubang mulut dan yang dimotori oleh lisan ini pasti membawa dampak selanjutnya dari apa yang diucapkan entah itu dampak baik ataupun buruk. Pernah suatu ketika saya hampir dibuat marah oleh ucapan seseorang yang tak cukup berarti (sangat tidak penting) menurut saya, tetapi karena seseorang tersebut berbicara terlalu banyak(cerewet) dan nada yang cukup tinggi (keras) ditambah dengan kondisi pikiran yang sedang banyak masalah membuat diri saya cepat naik darah. Dari contoh tersebut dapat dipahami bahwa lisan dapat membawa dampak buruk kepada orang lain bukan karena apa yang diucapkan namun hanya bagaimana cara pengendaliannya.

Lalu, apa yang menyebabkan kualitas statement yang kita ucapkan kepada orang lain menjadi lebih bermutu dan pengendalian dari lisan ini menjadi lebih baik dan menjaga sopan santun? Ternyata tak lain adalah hati. Terjadinya lisan seseorang menghamburkan kata-kata kasar, menyakitkan, jorok, dan sia-sia bersumber dari hati yang tidak beres. Seseorang yang hatinya tidak selamat akan sangat sulit mengendalikan lisannya. Apa saja yang terlihat di depan matanya niscaya akan membuat lidahnya gatal untuk segera berkomentar, terlepas dari komentarnya itu bermutu atau tidak, bermanfaat bagi dirinya atau tidak, ada yang mendengarkan atau tidak. Jelas, tak akan pernah disadari bahwa perkataaanya mungkin bisa sisa-sia.

Bahkan tak jarang ucapan-ucapan yang tak bermutu tersebut dapat menggelincirkan lisan ke arah ghibah hanya karena di antara ucapannya terselip maksud mengumbar aib orang lain agar ucapannya didengar dengan seksama oleh audience setempat. Setelah ghibah hal yang mungkin sangat berbahaya adalah fitnah. Ini bisa terjadi setelah orang lain yang mendengar merasa tersakiti hatinya dan dia merasa tidak seperti apa yang dibicarakan orang lain. Hal ini barang tentu akan menggandeng penyakit lisan selanjutnya yaitu dusta dan masih banyak lagi dampaknya jika dirunut.

Bak seperti teko yang memiliki isi di dalamnya, setiap ucapan yang keluar dari mulut merupakan cerminan isi dari hati. Teko yang berisi kopi pastinya akan mengeluarkan kopi dan teko yang berisi air bening juga akan mengeluarkan air beningnya. Tiap-tiap kalimat yang keluar dari lisan, kata Syeikh Ibnu Atha’illah, pastilah membawa corak bentuk hati yang mengeluarkannya.

Lisan selain sebagai indra pengecap merupakan anugrah Allah SWT yang diberikan dengan wujud tanpa tulang, tunggal dan terkadang memiliki akibat yang bermacam-macam baik dari arah negatif sampai ke arah positif. Mengeluarkan kata-kata yang bagimanapun dari lisan sungguh termat mudahnya dikarenakan tak ada sepatah tulang yang membatasi gerakannya. Akan tetapi, apa dampaknya dan bagaimana akibatnya, itulah yang sering tidak terpikirkan. Sepatah kata yang terucap sama sekali tidak akan membuat tubuh seseorang terluka, namun siapa yang tahu kalau justru hatinya yang tersayat-sayat. Atau sebaliknya, sepatah kata yang terucap, justru malah menjadi penyebab si pengucapnya mendapat celaka ataupun selamat, baik ketika di dunia maupun di akhirat kelak. Rasulullah saw bersabda, “Setiap ucapan Bani Adam itu membahayakan dirinya (bukan memberi manfaat), kecuali kata-kata berupa amar ma’ruf nahi munkar dan Dzikrullah ‘Azza wa Jalla!” (HR Trimidzi).

Allah pun sudah menjanjikan surga bagi orang-orang yang mampu menjaga lisannya dan neraka bagi orang-orang yang lengah menjaga lisannya. Seperti hadis di bawah ini:

Barang siapa yang memelihara apa yang ada di antara janggutnya (yakni lisannya) dan apa yang ada di antara kedua pahanya (yakni farjinya) karena aku, “ sabda Rosulullah, “niscaya akan kujamin dia masuk surga” (HR Bukhari).

“Yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam neraka adalah dua lubang, yaitu mulut dan farji” (HR Tirmidzi).

Lidah, tanda tenaga dan tanpa biaya bisa kita gerakkan setiap saat. Barang siapa di antara kita terlampau banyak bicara, akan sangat cepat mengeraskan hati. Orang yang paling beruntung di dunia ini adalah “fal yaqul khairan au liyashmut” – orang yang sangat bisa memperhitungkan setiap kata-kataya. Barang siapa yang berpikirnya lebih banyak daripada bicaranya, insyaAllah, kata-katanya akan membersihkan hati. Dan hati yang bersih adalah hati yang diselamatkan Allah di Yaumul hisab nanti.

..Tiada suatu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir. (Q.S.Qaf :18)

Tanda-Tanda Hari Kiamat Sudah Terjadi

Mendengar kata kiamat, tentunya kita akan segera berpikir tentang kehancuran dunia ini. Mungkin dapat dibayangkan seperti yang tertulis di dalam Al Qur'an dimana gunung-gunung dapat diterbangkan dengan mudahnya. Langit seakan pecah dan kemudian manusia-manusia bagaikan anai-anai yang ditebarkan. Sungguh, dimana hari dimana manusia akan melihat kuasa Tuhannya. Hanya dengan kuasa-Nya Dia mampu menabrakkan planet-planet di semesta ini sehingga benar-benar tidak ada lagi kehidupan. Ya, itu memang gambaran di Al Qur'an dan kita wajib mengimani hari kiamat tersebut sebagai syarat kesempurnaan rukun iman kita yang enam. Memang sebelum kiamat datang, Imam Mahdi akan turun ke bumi untuk menciptakan perdamaian di bumi ini. Dimana bumi saat itu sedang dilanda perseteruan dan krisis moral yang hebat sehingga dibutuhkan seorang pemimpin yang dapat mengatasi itu semua. Diceriterakan saat kemunculan Imam Mahdi, maka Dajal dan bala tentaranya(orang kafir) akan dimusnahkan dari muka bumi ini dan setelah itu akan ada zaman keemasan dimana Islam akan benar-benar menjadi rahmatan lil alamin. Baru setelah itu semua tercapai, kiamat dan akhir dari zaman ini akan benar-benar terjadi.

Baru-baru ini, mungkin tersiar banyak kabar mengenai isu kiamat tahun 2012. Ramalan bangsa maya yang mendukung bukti ilmiah dimana akan terjadi badai matahari yang hebat dan diperkirakan akan "menjilat" bumi kita tercinta, juga menjadi isu publik yang semakin membuat warga bumi menjadi merasa selalu resah dan bukan tidak mungkin akan menuju kelesuan kehidupan. Bangsa maya yang terkenal hebat dalam perhitungan kalender dan astronominya meramalkan akan terjadi babak baru dalam kehidupan dan itu mereka perkirakan terjadi di tahun 2012.

Mendengar berita ini, bagaimana kita menanggapinya? Kita tidak perlu khawatir kalau memang ramalan ataupun bukti ilmiah yang selama ini kita dengar akan benar-benar terjadi. Kita perlu tahu bahwa bumi ini memang sudah tua dan kiamat memang sudah dekat dengan melihat kejadian-kejadian yang beberapa dekade ini terjadi. Melihat dari segi moral manusia akhir-akhir ini, pantas kalau abad ini benar-benar dipilih untuk diselenggarakannya kiamat. Lepas dari keakuratan perhitungan tersebut, sebaiknya kita juga menyadari memang zaman ini sudah didesain untuk peperangan. Kita bisa lihat dimana perlombaan pembuatan senjata dan yang paling mutakhir adalah nuklir sudah dimulai. Selain itu, timur tengah dimana merupakan tempat yang menjadi lahan emas hitam menjadi perebutan antar bangsa di dunia. Selain itu umat Islam semakin dimusuhi dan terpojokkan. Jelas sudah dapat kita rasakan setelah terjadinya insiden WTC umat Islam seakan menjadi biang dari semuanya. Tanda-tanda berupa peristiwa-peristiwa aktual dan baru-baru ini memang sudah pernah diungkapkan oleh Rasulullah SAW (hadits) jauh sebelum abad ini ada. Tentunya kita sebagai manusia yang mengimani Rasulullah sebagai utusan Allah dalam menyampaikan kabar gembira bagi orang beriman dan peringatan bagi orang kafir, kita juga sebaiknya mengetahui ramalan Rasulullah yang benar-benar terjadi akhir-akhir ini. Apa saja peristiwa-peristiwa yang diramalkan Rasulullah itu? Dan apakah bisa menjadi dasar akantanda-tanda kiamat dan munculnya Imam Mahdi? Berikut beberapa peristiwa yang menunjukkan kecocokkannya dengan hadits nabi.

  1. "Berhentinya sungai Eufrat adalah salah satu tanda datangnya Al Mahdi". Hadits tersebut adalah ramalan yang tepat kepada kejadian yang berlangsung di tahun 1975. Dimana di tahun itu ada pembangunan bendungan setinggi 210 meter dan menghentikan aliran sungai Eufrat.
  2. Hadits berikutnya masih berhubungan dengan sungai Eufrat, "Hari kiamat tak akan terjadi sebelum sungai Eufrat mengering dan menyingkapkan gunung emas, yang mendorong manusia berperang, 99 dari 100 orang akan tewas dan setiap dari mereka berkata "Mungkin aku satu-satunya yang akan tetap hidup". Ahli tafsir hadits menafsirkan hadits tersebut merupakan ramalan terhadap kejadian pasca dibangunnya bendungan tersebut. Dimana Sungai Eufrat yang terhenti alirannya, menjadi lahan yang digunakan untuk perekonomian penduduk, pemukiman, pembangunan listrik dan sebagainya. "..dan menyingkapkan gunung emas...", pernyataan hadits ini terbukti setelah Amerika Serikat yang masih dipimpin oleh Bush berusaha menguasai daerah tersebut karena berdasarkan foto satelit, di daerah dasar sungai Eufrat terdapat timbunan emas. Adanya emas di daerah tersebut memicu peperangan untuk menguasai daerah tersebut dan penduduk yang hidup di daerah tersebut menjadi korban dari peperangan dan teror yang dilancarkan Amerika Serikat. Ini sangat cocok dengan hadits nabi yang mengatakan "...yang mendorong manusia berperang...".
  3. "Akan ada dua gerhana di bulan Ramadhan sebelum Al Mahdi muncul". Hadits di atas menjelaskan bahwa hari kiamat akan datang setelah ada dua gerhana yang terjadi di bulan Ramadhan di tahun yang sama. Memang peristiwa gerhana merupakan peristiwa alam biasa yang sering dan berulang kali terjadi di bumi. Namun menjadi sangat tak biasa jika dua gerhana yaitu gerhana bulan dan matahari terjadi di waktu yang hampir berdekatan. Faktanya di tahun 1401 H atau 1981 M telah terjadi dua gerhana di bulan Ramadhan, yakni gerhana bulan pada tanggal 15 Ramadhan dan gerhana matahari pada tanggal 29 Ramadhan. Kemudia di tahun berikutnya, 1402 H atau 1982 M terjadi hal serupa dimana gerhana bulan terjadi pada tanggal 14 Ramadhan dan gerhana matahari pada tanggal 28 Ramadhan.
  4. "Sebelum ia (Al Mahdi) datang, sebuah komet yang menebarkan cahaya akan terbit dari timur. Kemunculan bintang itu akan mengikuti gerhana matahari dan bulan" . Pada tahun 1986 M atau 1406 H telah terlihat dari bumi sebuah komet yang diberi nama komet Halley yang memiliki periodik kemunculan 76 tahun terbit dari arah timur ke barat sesuai dengan hadits nabi. Komet Halley ini diyakini melintas dan bertepatan dengan peristiwa-peristiwa besar dahulu. Komet ini melintas di saat kaum Nuh dihancurkan oleh banjir besar, Nabi Ibrahim dibakar dan Firaun dan kaumnya yang melawan Nabi Musa dibinasakan di Laut Merah. Kemunculan terakhir komet ini menegaskan kembali hadits nabi akan kedatangan Al Mahdi.
  5. "Orang-orang pergi melaksanakan haji tanpa imam yang membimbing mereka. Ketika mereka turun ke Mina, bangsa-bangsa akan saling menganiaya bagaikan anjing-anjing dan akan terjadi perang besar hingga kaki digenangi danau darah". Peristiwa yang disebutkan dalam hadits di atas benar-benar terjadi di tahun 1979 tepatnya tanggal 21 September dimana pembantaian dan pertikaian antara militan Iran dan Saudi menyebabkan 30 0rang meninggal dan 90 orang disandera. Kejadian ini memaksa shalat Jumat di musim Haji itu tidak dapat dilaksanakan. Tujuh tahun setelah peristiwa itu, terjadi peristiwa yang lebih buruk lagi dimana koraban meninggal sebanyak 402 orang jauh lebih banyak daripada peristiwa sebelumnya. Peristiwa ini bisa menjadi realisasi dari pernyataan hadits nabi di atas akan kedatangan Al Mahdi.
  6. "Api akan meliputimu. Api itu saat ini padam di lembah bernama Berehut. Orang-orang akan terkepung api itu di dalam penderitaan hebat. Api itu akan membakar dan memusnahkan manusia dan harta benda. Selama delapan hari api itu akan menggelora di dunia bagaikan angin dan awan. Panasnya malam lebih terik daripada siang. Api itu merentang dari kepala manusia hingga langit tertinggi dan ada bising yang keras bagaikan guntur di antara bumi dan langit". Pada awal tahun 1990 teejadi perang di Timur Tengah antara Irak dan Kuwait. Peperangan yang sengit mengakibatkan PBB turun tangan menangani peperangan tersebut. "Api ini padam di lembah bernama Berehut..". Pernyataan ini memiliki makna tersirat bahwa yang dimaksud api padam adalah bahan bakar yang tersimpan di sebuah sumur bernama Berehut. Bahan bakar tersebut tak lain adalah minyak bumi yang keluar dari sumur Berehut. Saat perang Teluk pecah, daerah itu terbakar dan seperti apa yang dinyatakan dalam hadits Rasulullah, nyala api tersebut benar-benar membakar manusia disekitarnya.
  7. "Penduduk Mesir dan Syam akan membunuh pemimpin mereka dan titah-titahnya". Anwar Sadat penguasa MEsir dibunuh tahun 1981. Kata Syam tidak hanya merujuk Damaskus, tetapi kata ini yang dalam bahasa Arab berarti kiri ini merujuk pada negara-negara yang berada di sisi kiri. Faktanya, petinggi-petinggi di daerah ini tewas dibunuh saat memimpin negaranya. Berikut diantaranya:1920, Saiah Al Deen Beetar mantan presiden Syiria. 1921, Droubi Pasha Perdana Menteri Suriah. 1949, Muhsin Al Barazi Perdana Menteri Suriah. 1951, Raja Abdullah dari Yordania. 1982, Bashir Gemayel
  8. "Taliqan (sebuah daerah di Afghanistan) yang miskin dan sengsara, di tempat itu ada harta Allah, bukan emas dan perak, tetapi berupa orang-orang yang telah mengakui Allah sebagaimana mestinya". Hadits tersebut menerangka tentang terjadinya masa-masa kelam Afghanistan hingga sekarang. Dari masa pendudukan Uni Soviet sampai pendudukan Amerika Serikat ditambah perang saudara yang berlarut-larut menunjukkan daerah ini memang diperkirakan menjadi medan pertempuran.
Selain peristiwa-peristiwa khusus tadi, banyak peristiwa-peristiwa yang bisa kita lihat dari berbagai media yang menunjukkan indikasi akan terjadinya perang dunia ketiga. Seperti kita tahu, timur tengah masih dihadapkan dengan konflik yang tak kunjung reda. Sementara itu negara-negara adikuasa berlomba-lomba memperkuat pasukan militer mereka di negara lain yang ingin dikuasai. Demikian pula dengan peristiwa teror yang sudah terjadi di mana-mana termasuk Indonesia sehingga manusia sudah merasa tidak aman lagi. Terorisme, peperangan dan pertikaian akan semakin menguatkan bahwa zaman sudah mendekati kebinasaanya. Dibutuhkan seorang pemimpin yang sanggup meredakan itu semua dan benar-benar mencipatakan suatu zaman yang disebut zaman keemasan. Al Mahdi tak lain dan tak bukan. Setelah berhasil menjalankan tugasnya di bumi ini, maka sesuai dengan janji Allah, kiamat akan segera diselenggarakan.

Secara sederhana kita dapat mengatakan memang sudah saatnya dunia ini akan berakhir. Melihat tanda-tanda yang sudah tak terperikan lagi, Allah, Dzat Yang Maha Penyayang mungkin tidak ingin bumi beserta manusia-manusia beriman dan mengakui-Nya sebagaimana mestinya selalu dirundung oleh kepedihan akan pertikaian dan rasa tidak aman di dunia.
Sudah saatnya kita menginstropeksi diri dan mempersiapkan bekal menuju alam keabadian kita. Selama udara masih berlalu lalang di tenggorokkan kita, Sebaiknya kita harus otimis dalam menjalani kehidupan ini. Tak ada yang sia-sia selama apa yang kita perbuat kita niatkan kepada Allah SWT. Semoga Allah selalu menuntun kita ke jalan yang diridhoinya.

Wallahu alam bisswwab..

(sumber : Harun Yahya)

Minggu, 21 Juni 2009

Shalat untuk Kesehatan 2 (Shalat for Health 2)

Lanjutan posting sebelumnya
Setelah kita tahu bermacam-macam manfaat gerakan shalat, sekarang kita akan melihat lebih jauh manfaat luar biasa lainnya.
Pacu Kecerdasan

Gerakan sujud dalam salat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu psikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa? Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yamg memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tumakninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan. Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitry, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.

Perindah Postur
Gerakan-gerakan dalam salat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan salat dibandingkan gerakan lainnya adalah salat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan. Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.

Memudahkan Persalinan
Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).

Memperbaiki Kesuburan
Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam salat ada dua macam sikap duduk, yaitu duduk iftirosy (tahiyyat awal) dan duduk tawarruk (tahiyyat akhir). Yang terpenting adalah turut berkontraksinya otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih.Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.

Awet Muda
Pada dasarnya, seluruh gerakan salat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar. Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya pengaruh besar pada ke­kencangan. kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah pen­tingnya, gerakan ini menghin­darkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala lainnya.

Semoga bermanfaat...